Skip to Content

About us

Latar Belakang


Muslim Combat Academy (MCA) berawal dari sebuah komunitas bernama White Tigers of Borneo yang didirikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Komunitas ini awalnya dibentuk sebagai wadah berkumpul dan berlatih bagi para murid bela diri Thifan Po Khan. Seiring berjalannya waktu, komunitas ini berkembang dan menarik minat anggota dari luar daerah Banjarmasin, termasuk rekan-rekan praktisi yang berasal dari latar belakang bela diri di luar Thifan Po Khan. Transformasi inilah yang kemudian mendasari perubahan nama institusi menjadi Muslim Combat Academy.

Perkembangan keilmuan pendiri yang mendalami berbagai disiplin bela diri modern seperti Sambo, Judo, Gulat, dan Mixed Martial Arts (MMA) turut menggeser kebutuhan akademi untuk menjadi wadah integrasi ilmu yang lebih luas. Berawal dari komitmen untuk membagikan pemahaman ilmu bela diri tersebut secara komprehensif, MCA didirikan sebagai akademi mandiri yang profesional.

Meskipun telah mengadopsi berbagai disiplin ilmu modern, fundamental utama dan napas dari akademi ini tetap berakar kuat pada nilai-nilai serta prinsip bela diri Thifan Po Khan. Melalui MCA, metode-metode tradisional tersebut dimodernisasi agar menjadi lebih praktis, aplikatif, dan relevan dengan realitas pertarungan saat ini, tanpa mengorbankan esensi syariat dan adab Islami yang menjadi fundamental kurikulum dalam MCA. 

Visi dan Misi


Sebagai akademi yang berkomitmen pada pengembangan potensi umat, Muslim Combat Academy (MCA) bergerak di atas landasan nilai yang jelas untuk mencapai arah pertumbuhan yang terukur. Visi dan misi kami merupakan representasi dari cita-cita akademi dalam mengintegrasikan pembinaan fisik dan penguatan karakter Islami yang kontributif secara nyata.

Visi

Mewujudkan Akademi olahraga dan bela diri muslim sebagai pusat pembinaan generasi muslim yang terampil, tangguh, dan berakhlak mulia untuk menjadi mukmin yang bermanfaat dalam menjaga kemaslahatan kaum muslimin dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Misi

  1. Menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan profesional untuk melahirkan petarung muslim yang tangguh.
  2. Menanamkan akhlak mulia dalam setiap aspek latihan dan kehidupan organisasi.
  3. Membangun kemitraan strategis dengan lembaga pendidikan dan lembaga yang memiliki tujuan serupa.
  4. Menumbuhkan tata kelola organisasi yang profesional dan adaptif.
  5. Memanfaatkan platform digital sebagai sarana syiar dan edukasi.
  6. Menciptakan ekosistem karir profesional yang menjamin kesejahteraan anggota organisasi.

Kurikulum


Muslim Combat Academy menerapkan sistem pelatihan modern berbasis kompetensi tingkat kemampuan (Leveling) yang dirancang secara komprehensif. Kurikulum kami disusun secara integratif dengan memadukan empat aspek utama dalam setiap levelnya: Kognitif, Motorik, Teknis, dan Praktis. Semakin tinggi tingkat level anggota, maka materi yang diujikan akan semakin sulit dan kompleks.

Prinsip Pembelajaran Open Access

Kami mendukung transparansi keilmuan melalui metode Open Access Curriculum. Seluruh materi teknik, fisik, maupun teori dari bank kurikulum utama tersedia secara bebas dan dapat diakses oleh seluruh anggota melalui platform E-Learning sejak hari pertama bergabung, tanpa terbatasi oleh tingkatan level aktif saat ini.

Bank Materi Utama

Bank kurikulum MCA mencakup enam pilar disiplin materi:

  1. Islamic Foundation: Pembinaan Mindset of Islamic Martial Art, Adab & Etik, Sejarah Kepahlawanan Islam (The Heroism in Islamic History), serta The Science of Daht.
  2. Basic Foundation: Pembentukan pola pikir (Mindset and Mentality), kategori latihan (Exercise Categories), kardio, pemanasan, latihan kekuatan (Upper, Core, Lower Body Workout), mobilitas, serta peregangan dan pemulihan (Stretching and Recovery).
  3. Warming Up: Protokol pemanasan anatomi tubuh terstruktur mulai dari kepala, bahu, tangan, hingga kaki.
  4. Striking Mastery: Penguasaan sikap pasang dan pergerakan langkah (Stance and Movement), serta teknik serangan atas (Upper Striking) dan bawah (Lower Striking).
  5. Grappling Mastery: Penguasaan sikap pasang dan transisi gulat (Stance and Movement), teknik pergumulan berdiri (Stand Up Grappling), serta pertarungan lantai (Ground Grappling).
  6. Combat Mastery: Integrasi menyeluruh dari seluruh disiplin bela diri dalam skenario taktis dan pertarungan bebas.

Standar Evaluasi Kelulusan Level

Untuk memastikan mutu dan kualitas setiap lulusan di setiap tingkatannya, evaluasi kenaikan level dinilai secara objektif dengan pembobotan standar sebagai berikut:

  1. Aspek Kognitif (10%): Uji pemahaman teori melalui beberapa butir soal.
  2. Aspek Motorik (20%): Uji ketahanan fisik melalui 2 indikator baku (Benchmark).
  3. Aspek Teknis (30%): Uji akurasi dan mekanika gerak melalui eksekusi 5 gerakan inti.
  4. Aspek Praktis (40%): Uji aplikatif teknik melalui penerapan 1 rangkaian latihan dinamis (Drill).

Program


Muslim Combat Academy menyediakan program pembinaan yang teratur dan terukur, baik untuk anggota yang fokus pada pertahanan diri (reguler) maupun yang diproyeksikan menjadi atlet profesional. Program kami terbagi ke dalam tiga pilar utama:

Program Latihan Rutin

Latihan rutin dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam sepekan dengan durasi efektif 90 menit per sesi. Untuk menjaga performa fisik yang optimal, setiap sesi menerapkan sistem jeda (Rest) sebanyak 2 kali: Istirahat pertama setelah melewati 30 menit efektif latihan, dan Istirahat kedua setelah melewati 60 menit efektif latihan, dengan waktu istirahat 3-5 menit.

Alokasi persentase materi pada masing-masing kelas/pertemuan diatur sebagai berikut:

  1. Striking Class: Pemanasan (10%), Isometrik (10%), Pliometrik (10%), Teknis (30%), Aplikasi/Praktik (30%), Pendinginan (10%).
  2. Grappling Class: Pemanasan & Kardio (10%), Mobilitas (20%), Isometrik (10%), Teknis (20%), Aplikasi/Praktik (30%), Pendinginan (10%).
  3. Combat Class: Pemanasan & Kardio (10%), Full Body Workout (20%), Mix Technical (30%), Aplikasi/Praktik (30%), Pendinginan (10%).

Setiap anggota yang berhasil menyelesaikan tingkatan tertentu dalam program latihan rutin ini akan mendapatkan penghargaan berupa E-Sertifikat, Grading Level (Peringkatan Tingkat), dan Publikasi Media resmi akademi.

Performance Day (Ujian Kenaikan Tingkat)

Performance Day adalah agenda evaluasi bulanan yang dapat diikuti oleh anggota untuk menguji kelayakan naik tingkat dalam konsep Leveling System. Anggota yang dinyatakan lulus pada ujian bulanan ini akan menerima sertifikasi kelulusan resmi yang memuat keterangan detail materi yang telah dikuasai, serta diberikan hak untuk melanjutkan pembelajaran ke tingkatan level berikutnya.

Competition Day & Scouting Atlet

Bagi anggota yang memiliki minat dan orientasi karir untuk menjadi atlet bela diri, MCA memfasilitasi program bulanan bernama Competition Day. Agenda ini berfungsi sebagai wadah pemantauan bakat (scouting) langsung oleh tim pelatih.

Setiap anggota yang berpartisipasi dalam program ini akan mendapatkan analisis komprehensif berupa:

  1. Analisis SWOT Teknis: Penilaian detail yang mencakup komponen Uraian, Bobot, Nilai (skala 1–4), serta akumulasi skor (Bobot × Nilai).
  2. Matriks IFE & EFE: Evaluasi terstruktur terhadap faktor internal (Internal Factor Evaluation) dan faktor eksternal (External Factor Evaluation) dari performa bertarung anggota.

Anggota dengan akumulasi skor akhir di atas 6 menunjukkan kelayakan serta potensi kuat untuk dipromosikan sebagai atlet akademi. Program ini bersifat terbuka, di mana anggota diperbolehkan mengikuti kembali kegiatan ini pada bulan berikutnya meskipun mengalami kegagalan pada kesempatan-kesempatan sebelumnya.

Jadwal dan Lokasi


Muslim Combat Academy berkomitmen untuk menyediakan akses latihan yang fleksibel serta lingkungan sasana yang tertib demi mendukung konsistensi perkembangan setiap anggota.

Jadwal Latihan Rutin

Sesi latihan rutin diselenggarakan sebanyak 3 hari dalam sepekan dengan sistem kehadiran yang fleksibel. Anggota diberikan kebebasan untuk memilih dan hadir pada pertemuan mana pun yang tersedia di setiap pekannya.

Tingkat konsistensi kehadiran anggota akan dicatat. Semakin sering anggota hadir dalam sesi latihan rutin, maka persentase kehadiran kumulatifnya akan semakin tinggi. Persentase kehadiran yang prima ini merupakan salah satu syarat utama yang memungkinkan anggota untuk mendapatkan hak keikutsertaan dalam program evaluasi bulanan (Performance Day) maupun jalur prestasi (Competition Day).

Lokasi Sasana Latihan

Seluruh aktivitas pelatihan fisik Muslim Combat Academy saat ini dipusatkan di lingkungan Masjid Raya Palapa Baitussalam, Jakarta Selatan. Pemilihan lokasi ini sejalan dengan misi akademi untuk menanamkan adab dan menjaga kesucian lingkungan ibadah selama proses pembinaan berlangsung. Sampai saat ini, manajemen MCA berkomitmen dan bertekad untuk terus melakukan peningkatan serta pengembangan fasilitas latihan secara berkala demi menjamin kenyamanan, keselamatan, dan standar kualitas terbaik bagi seluruh anggota.